KM Rumah Adat

Rumah Bubungan Lima


Pulau: Sumatera

Provinsi: Bengkulu

Kabupaten: Tidak ada / Keseluruhan Provinsi

Rumah Panggung: Ya

Suku: Melayu

Rumah bubungan lima adalah rumah adat dari daerah Bengkulu. Diperkirakan sudah ada dibengkulu sejak tahun 1916-an. Rumah bubungan lima merupakan rumah adat masyarakat melayu lembak. Selain sebagai rumah tinggal, rumah adat bubungan lima memiliki fungsi khusus yaitu merupakan rumah yang khusus dipergunakan untuk keperluan ritual adat atau acara adat seperti penyambutan tamu, kelahiran, perkawinan, atau kematian. Rumah bubungan lima dibuat dari bahan kayu medang kemuning atau surian balam. Kayu ini memiliki kelebihan berkarakter halus namun tahan lama. Bentuk rumah bubungan lima berupa rumah panggung yang ditopang dengan beberapa tiang penyangga, umumnya terdiri dari 15 tiang dengan tinggi mencapai 1,8 meter. Uniknya, tiang rumah ini berlapik (beralas) batu. Diyakini tidak akan lapuk dan tahan terhadap goncangan gempa bumi. Memiliki atap dari ijuk enau atau sirap berbentuk limas, dengan tinggi bubungan mencapai 3,5 meter. memiliki lantai yang terbuat dari kayu. Untuk masuk kedalam rumah terdapat dua tangga di bagian depan dan belakang yang biasanya anak tangganya berjumlah ganjil sesuai dengan arahan adat yang berlaku di Bengkulu. rumah bubungan lima dari Provinsi Bengkulu memiliki beberapa bagian yang oleh masyrakat Bengkulu memiliki sebutan berupa : - Berendo (ruang tamu) - Hall (ruang tamu khusus) - Bilik Gedang (ruang tidur utama) - Bilik gadis (ruang tidur anak perempuan) - Bilik bujang ( ruang tidur anak laki-laki) - Ruang tengah - Ruang makan - Garang - Dapur, dan - Berendo Belakang


Galeri