KM Rumah Adat

Rumah Rembang


Pulau: Jawa

Provinsi: Jawa Tengah

Kabupaten: Rembang

Rumah Panggung: Tidak

Suku: Jawa

Rumah adat Rembang atau Joglo Bocokan disebut juga Joglo Rembang adalah Rumah tradisional asal Rembang salah satu rumah tradisional yang mencerminkan perpaduan akulturasi kebudayaan masyarakat Kabupaten Rembang.

Sejarah

Rumah adat Rembang atau Joglo Bocokan dahulunya rumah jenis ini dindingnya terbuat dari gedeg dalam bahasa Jawa artinya anyaman bambu bagi golongan orang kelas bawah, sedangkan bagi golongan kelas menengah keatas dindingnya Rumah Joglo Bocokan terbuat dari papan kayu jati.

Ciri Khas

Rumah adat Rembang memiliki ciri khas, diantaranya:

  • Lawang Lempit
  • Rumah adat Rembang memiliki Lawang Lempit dalam bahasa Jawa artinya pintu lipat yang terdiri dari 4 daun pintu, yaitu 2 daun pintu di bagian kanan dan 2 daun pintu lagi di bagian kiri, di kanan dan kiri pintu tersebut terdapat jendela dengan teralis kayu. Filosofi dari pintu lipat yang lebar dan jendela adalah perlambang keramahan yang menerima siapapun yang berkunjung.
  • Telampik
  • Rumah adat Rembang memiliki bagian yang bernama telampik dalam bahasa Jawa artinya Serambi. Pada bagian telampik biasanya terdapat kursi besar dan panjang lebih menyerupai dipan atau Bale. Dipan atau Bale digunakan sebagai tempat besantai dan bencengkrama dengan anggota keluarga ataupun tamu yang datang.
  • Tiang Utama
  • Rumah adat Rembang memiliki tiang utama yang berjumlah 4 buah tiang yang terbuat dari kayu jati di susun tanpa di paku.
  • Atap
  • Rumah adat Rembang pada atap depan rumah adat rembang sangat rendah, ± 1,8- 2 meter yang terdapat 4 tiang penyangga ukuran tiang penyangganya kecil. Nilai filosofinya bagi siapun orang yang bertamu harus mendundukkan badan atau bersikap sopan.


    Galeri